16/01/13
01/01/13
25/12/12
No Aurat On
Coretan Ku
Saya terbahak-bahak dalam hati, sehabis sholat
jumat tidak tahu kenapa hati ini ingin sekali melihat televisi. Ternyata benar,
siang itu di televisi, lupa apa nama salurannya, sekelompok orang-orang “besar”
negeri ini sedang heboh membicarakan masalah kejahatan dunia maya, terutama
dalam hal ini yang menjadi sorotan adalah FB. Bapak perlindungan anak, seorang
psikolog, ibu korban dan cewek-cewek cantik lainnya sebagai pemandu acara
terlihat sangat serius sekali membahas hal ini, kelihatannya memang benar,
bahwa seluruh elemen bangsa kawatir terhadap dampak negatif dari globalisasi.
Perkumpulan ini menyimpulkan bahwa pihak orang tua harus lebih pintar dalam
mengawal anak-anak mereka yang mau tidak mau harus menjadi objek dari
globalisasi ini. Tapi bukan hal itu yang menjadikan saya tertawa
terbahak-bahak.
Ya bena
Ya bena
Islam Liberal: Permurtadan Berkedok Islam (2)
Aspek Penyerangan liberal terhadap islam:
-Aqidah. Pluralism agama, keyakinan rasul
sebagai jalan selamat di nafikan.
-Syariat. RUU KKD. Pembaruan
HUKUM Islam: Counter Legal Draft Kompilasi Hukum Islam (2004) 1. Poligami haram
(pasal 3 ayat 2).
•
2. Perkawinan beda agama antara Muslim dan non-Muslim
adalah sah (pasal 54).
•
3. Masa ‘iddah bukan hanya dimiliki oleh wanita tetapi
juga untuk laki-laki. Masa ‘iddah bagi laki-laki adalah seratus tiga puluh
hari.
•
4. Warisan disamakan antara laki-laki dan wanita.
-Al-quran. Penerapan metode tafsir Hermeneutika. Nasir Hamid
Abu Zid buku meretas kesarjanaan kritis al-quran teori hermeneutika: Jin
dan setan mitos. Nikah beda agama dilegalkan: fala tarji’u hunna ilal kuffar (
musdah mulia dalam muslimah reformis), khomer babi dihalalkan.
Kritik Terhadap RUU KKG
Islam Liberal: Pemurtadan Berkedok Islam (1)
Majelis Ulama Indonasia:
Paham Sekularisme, Pluralisme Agama dan Liberalisme,
bertentangan dengan ajaran Islam dam umat islam haram mengikuti paham-paham
tersebut. (fatwa Majlis Ulama Indonesia, 29 Juli 2005)
li·be·ral·is·me n 1 aliran
ketatanegaraan dan ekonomi yg menghendaki demokrasi dan kebebasan pribadi untuk
berusaha dan berniaga (pemerintah tidak boleh turut campur); 2 usaha perjuangan
menuju kebebasan
se·ku·ler [1] /sékulér/ a bersifat duniawi atau
kebendaan (bukan bersifat keagamaan atau kerohanian): kekuasaan --;
pendidikan –
fe·mi·nis·me /féminisme/ n gerakan wanita yg menuntut
persamaan hak sepenuhnya antara kaum wanita dan pria
plu·ra·lis·me n keadaan
masyarakat yg majemuk (bersangkutan dng sistem sosial dan politiknya);
mo·der·nis·me /modérnisme/ a
Kris gerakan yg bertujuan menafsirkan
kembali doktrin tradisional, menyesuaikannya dng aliran-aliran modern dl filsafat, sejarah, dan ilmu pengetahuan
kembali doktrin tradisional, menyesuaikannya dng aliran-aliran modern dl filsafat, sejarah, dan ilmu pengetahuan
Khuthbah Idul Fithri 1433
'IDUL FITHRI 2012
Hadirin hadirat jamaah sholat idul fitri
rahimakumullah
Marilah
kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah AWT, taqwa dalam arti menjalankan
segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya. Karena kita
harus yakin bahwa hanya dengan berbekal takwalah kita dapat memperoleh
kebahagiaan dunia dan akhirat.
Dimulai
dari tenggelamnya matahari di akhir bulan ramadhan, gemuruh takbir, tahlil,
tahmid, dan tasbih terdengar diseluruh negara islam menandakan sebuah kepuasan
dan kegembiraan karna telah berhasil melewati satu bulan penuh bulan puasa,
menahan lapar dan dahaga, serta mengekang kuat hawa nafsu sebagai musuh
terbesar bagi umat manusia. Sungguh sebuah momentum yang sangat indah, hilir
mudik orang yang ingin membayar zakat, rautan sebuah senyum kegembiraan,
menambah indahnya hari nan fithri, hari idul fithri. Suasana menjadi semakin
syakral dan syahdu, ketika kaum muslimin pergi berbondong-bondong ke
masjid-masjid, mushola-mushola, bahkan ke tanah lapang dengan satu tujuan yang
sama, untuk
sujud bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberi, nikmat kemenangan, n
sujud bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang diberi, nikmat kemenangan, n
Dampak Negatif Bahasa Gaul
A.
Pendahuluan
Pepatah Arab menyebutkan: “yamutu-l fata min asratin min
lisanihi # wa laisa yamutu-l mar’u min asrati-r rijli.” Kalau di
terjemahkan dalam bahasa Indonesia: “seorang pemuda mati karena lisannya #
dan tidaklah mati karena terpelesetnya kaki.” Jika dipahami dengan benar,
maka dapat diambil sebuah kesimpulan bahwa begitu urgennya menjaga perkataan.
Lidah yang pada hakikatnya hanya sebuah daging yang sangat lembut dapat menjadi
pedang tajam yang bisa menusuk si empunya apabila salah dalam menggunakan. “Lisan
yang baik menjaga keselamatan, namun sebaliknya timbulkan permusuhan, menata
hati dan menjaga perasaan diawali dengan menjaga perkataan.” Begitu
kesimpulan dari sebuah group nasyid Ansyada.
Agama islam sendiri telah
mewanti-wanti kepada umatnya agar selalu menjaga perkataan. Salah satunya pada
ayat: “falaa taqu-l lahuma uffin!.””janganlah kamu berkata “ah” kepa
24/12/12
Demokrasi Dalam Islam (3)
Bentuk
Demokrasi dalam islam
Berangkat
dari sebuah kisah para sahabat, sejarah para khalifah-khalifah dunia Islam pada
saat awal munculnya Islam, seperti khutbah Abu Bakar yang diucapkan setelah
beliau terpilih sebagai khalifah pertama, “Wahai sekalian manusia,
kalian telah mempercayakan kepemimpinan kepadaku, padahal aku bukanlah orang
yang terbaik di antara kalian. Jika kalian melihat aku
benar, maka bantulah aku, dan jika kalian melihat aku dalam kebatilan, maka
luruskanlah aku. Taatilah aku selama aku taat kepada Allah, maka bila aku tidak
taat kepada-Nya, janganlah kalian mentaatiku.” Dari pidato singkat
beliau, kita sudah bisa menyimpulkan bahwa sahnya pada saat itu, masyarakat di
hadapan hukum sudah dianggap mempunyai kedudukan yang sama. Maka dari itu, bila
saja beliau (Abu Bakar) melakukan sebuah kesalahan, beliau meminta untuk
diingatkan atau ditegur. Kenyataan ini merupakan suatu fakta bahwa benih-benih
demokrasi sudah dimunculkan oleh Islam jau
Demokrasi Dalam Islam (2)
Kelemahan
demokrasi
Demokrasi liberal. Dalam
sistem inilah, ilmu
pengetahuan tidak dihargai.
Orang pintar disamakan haknya
dengan orang bodoh.
Seorang profesor ilmu
politik memiliki hak suara yang sama dengan orang pedalaman
yang tidak mengerti baca-tulis dan informasi politik. Seorang yang taat
beragama disamakan hak suaranya dengan seorang perampok, koruptor, pembunuh,
atau pemerkosa.
Kelemahan dan
bahaya internal demokrasi
itu pernah diingatkan
Plato, filosof Yunani Kuno. Plato
(429-347 BC) menyebut empat kelemahan demokrasi. Salah satunya, pemimpin biasanya dipilih
dan diikuti karena
faktor-faktor
non-esensial, seperti
kepintaran pidato, kekayaan, dan latarbelakang keluarga.
Aristoteles (384- 322 BC),
murid Plato, juga menyebut
demokrasi sebagai bentuk
pemerintahan buruk, seperti tirani
dan oligarkhi. Tiga
bentuk
Demokrasi Dalam Islam (1)
Istilah "demokrasi" berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Namun, arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu, dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18, bersamaan dengan perkembangan sistem "demokrasi" di banyak negara.
Kata "demokrasi"
berasal dari dua kata, yaitu demos yang berarti rakyat, dan kratos/cratein yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan
sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan
dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.(sejarah dan perkembangan demokrasi,
Wikipedia)
Demokrasi adalah bentuk
atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai
upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk
dijalankan ole
23/12/12
22/12/12
Tentang Ku
Tak akan banyak informasi yang bisa saya bagi tentang data pribadi saya. Karena, jikalau saya boleh menilai diri saya sendiri, saya adalah tipe seseorang yang tak suka asal memberi data pribadi ke orang lain yang belum saya kenal. "Mencegah lebih baik dari pada mengobati". Itu satu dari sekian banyak prinsip hidup saya. Nama,
04/12/12
Langganan:
Postingan (Atom)











